Jakarta, 13 September 2026 – Pangeran Harry dan Meghan Markle memutuskan memindahkan sekolah kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, tidak lama setelah keluarga tersebut kembali menetap di Inggris. Keputusan itu terbilang mengejutkan karena Archie yang berusia tujuh tahun dan Lilibet yang berusia lima tahun baru menjalani sekitar dua hari di sekolah tersebut. Bukan persoalan akademik ataupun pelayanan sekolah yang menjadi alasan utama keputusan itu, melainkan kekhawatiran mengenai keamanan selama perjalanan dari rumah menuju sekolah. Tim keamanan keluarga Sussex menilai jarak dan kondisi lalu lintas dalam perjalanan sehari-hari menimbulkan persoalan praktis dalam menjaga keselamatan keluarga. Setelah melakukan pembahasan bersama tim keamanan, Harry dan Meghan akhirnya memilih sekolah lain yang dianggap lebih sesuai. Keputusan tersebut muncul di tengah peninjauan kembali pengamanan keluarga Sussex setelah mereka kembali ke Inggris.
Keluarga Harry dan Meghan kembali ke Inggris setelah sekitar enam tahun tinggal di California, Amerika Serikat. Archie dan Lilibet kemudian memulai tahun ajaran baru di Inggris pada September 2026 sebagai bagian dari proses adaptasi keluarga. Lokasi rumah baru keluarga tersebut maupun nama sekolah anak-anak mereka tidak diumumkan kepada publik karena alasan privasi dan keamanan. Kepulangan tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada Archie dan Lilibet untuk menjalani kehidupan yang lebih dekat dengan latar belakang keluarga ayah mereka. Harry sebelumnya juga memiliki keinginan agar kedua anaknya mengenal Inggris sebagai bagian dari identitas mereka. Namun, persoalan keamanan kembali menjadi perhatian hanya beberapa hari setelah kegiatan sekolah dimulai.
Tim keamanan keluarga kemudian melakukan evaluasi terhadap rutinitas perjalanan Archie dan Lilibet. Salah satu persoalan yang ditemukan adalah jarak antara rumah keluarga Sussex dan sekolah pertama yang dipilih untuk kedua anak tersebut. Lalu lintas yang padat dinilai membuat perjalanan menjadi lebih sulit diprediksi dan menambah tantangan dalam pengamanan. Bagi keluarga dengan tingkat perhatian publik tinggi seperti Harry dan Meghan, perjalanan rutin dapat menjadi bagian penting dari penilaian risiko. Situasi tersebut akhirnya membuat tim keamanan menyarankan perubahan pengaturan. Harry dan Meghan kemudian menyetujui pemindahan anak-anak mereka ke sekolah lain.
Pihak Harry dan Meghan menegaskan keputusan tersebut sama sekali bukan bentuk ketidakpuasan terhadap sekolah sebelumnya. Mereka justru menyampaikan apresiasi kepada para guru dan staf yang telah memberikan perhatian kepada Archie dan Lilibet. Sekolah dinilai telah memberikan pelayanan dan pendampingan yang baik selama kedua anak berada di sana. Perubahan dilakukan semata-mata setelah pembicaraan mengenai aspek praktis pengamanan keluarga. Pernyataan tersebut sekaligus dimaksudkan untuk mencegah munculnya spekulasi mengenai persoalan akademik maupun hubungan keluarga Sussex dengan pihak sekolah. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
Persoalan keamanan memang telah lama menjadi salah satu isu sensitif bagi Harry sejak dirinya dan Meghan berhenti menjadi anggota senior keluarga kerajaan yang aktif pada 2020. Setelah keputusan tersebut, mereka tidak lagi mendapatkan perlindungan polisi otomatis dengan mekanisme yang sama seperti anggota senior keluarga kerajaan yang menjalankan tugas resmi. Pengamanan Harry kemudian diberikan berdasarkan penilaian dan kebutuhan tertentu. Harry sempat menggugat keputusan pemerintah Inggris mengenai perubahan pengamanan tersebut. Persoalan itu menjadi salah satu faktor yang selama beberapa tahun membuat Harry menyatakan kekhawatiran membawa keluarganya kembali ke Inggris. Kini, setelah keluarganya kembali, persoalan keamanan kembali mendapatkan perhatian.
Situasi menjadi semakin relevan karena status keamanan Harry sedang ditinjau kembali setelah kepulangannya ke Inggris. Komite yang menangani perlindungan anggota kerajaan dan tokoh publik melakukan evaluasi terhadap risiko yang dihadapi Harry. Kondisi Meghan juga mendapatkan penilaian tersendiri setelah keluarga kembali menetap di Inggris. Penilaian terhadap Meghan menjadi perhatian karena merupakan evaluasi keamanan pertamanya sejak pasangan tersebut meninggalkan tugas kerajaan pada 2020. Proses tersebut akan mempertimbangkan berbagai aspek mengenai aktivitas dan risiko yang dihadapi keluarga. Rutinitas harian termasuk perjalanan sekolah anak dapat menjadi bagian yang relevan dalam pengaturan keamanan keluarga.
Harry dan Meghan saat ini tetap berstatus sebagai anggota kerajaan yang tidak menjalankan tugas resmi. Mereka juga tidak tinggal di kediaman kerajaan setelah kembali ke Inggris. Kondisi tersebut membuat pengaturan kehidupan keluarga berbeda dibandingkan anggota kerajaan aktif seperti Pangeran William dan keluarganya. Pengamanan kegiatan sehari-hari harus disesuaikan dengan status serta hasil penilaian risiko terhadap keluarga Sussex. Harry dan Meghan selama bertahun-tahun menggunakan tim keamanan swasta untuk melindungi keluarga mereka. Karena itu, pemilihan tempat tinggal, sekolah, dan rute perjalanan memiliki konsekuensi langsung terhadap pengaturan keamanan.
Pemindahan sekolah setelah hanya dua hari tentu juga menimbulkan tantangan bagi Archie dan Lilibet yang sedang beradaptasi dengan lingkungan baru. Keduanya sebelumnya tumbuh dan menjalani kehidupan di California sebelum keluarga kembali ke Inggris pada 2026. Sistem pendidikan dan lingkungan sosial yang mereka hadapi kini berbeda dibandingkan kehidupan sebelumnya di Amerika Serikat. Harry dan Meghan disebut menjadikan proses adaptasi kedua anak sebagai salah satu prioritas utama keluarga. Sekolah baru diharapkan dapat memberikan lingkungan pendidikan yang sesuai sekaligus memiliki pengaturan perjalanan yang lebih mudah diamankan. Privasi mengenai lokasi sekolah tetap dipertahankan untuk mengurangi perhatian yang tidak diperlukan.
Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kehidupan Harry dan Meghan sebagai anggota kerajaan nonaktif tetap memiliki tantangan keamanan yang tidak biasa. Meski tidak lagi menjalankan tugas resmi kerajaan, keduanya tetap menjadi figur publik dengan perhatian internasional yang sangat besar. Aktivitas sederhana seperti mengantar anak ke sekolah dapat membutuhkan perencanaan berbeda dibandingkan keluarga pada umumnya. Harry selama ini menempatkan keselamatan Meghan dan kedua anaknya sebagai salah satu alasan utama dalam perdebatan mengenai perlindungan di Inggris. Kembalinya keluarga ke negara tersebut membuat persoalan itu semakin nyata dalam rutinitas sehari-hari. Hasil evaluasi keamanan yang sedang berlangsung dapat memengaruhi pengaturan perlindungan keluarga pada masa mendatang.
Pemindahan Archie dan Lilibet dengan demikian bukan disebabkan persoalan dengan guru, kualitas pendidikan, ataupun lingkungan sekolah sebelumnya. Faktor utamanya adalah kekhawatiran tim keamanan terhadap jarak perjalanan dan lalu lintas antara rumah keluarga dengan sekolah. Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut, Harry dan Meghan memilih memindahkan kedua anak ke sekolah yang dinilai lebih praktis dari sisi pengamanan. Mereka tetap menyampaikan penghargaan kepada sekolah sebelumnya atas perhatian yang telah diberikan kepada anak-anak mereka. Perubahan itu berlangsung ketika pengamanan Harry dan Meghan sedang menjalani evaluasi setelah keluarga kembali ke Inggris. Bagi pasangan tersebut, keselamatan dan proses adaptasi Archie serta Lilibet menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kehidupan baru mereka setelah enam tahun tinggal di Amerika Serikat.





