Jakarta, 4 Mei 2026 – Ribuan umat Muslim di Mataram memadati jalanan untuk mengikuti pawai takbiran dalam rangka menyambut Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai atraksi dan partisipasi dari masyarakat setempat.
Peserta pawai berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, organisasi masyarakat, hingga komunitas lokal. Mereka membawa bedug, obor, serta hiasan lampion yang menambah semarak suasana malam takbiran.
Sepanjang rute yang dilalui, gema takbir berkumandang mengiringi arak-arakan. Warga yang tidak ikut serta pun tampak antusias menyaksikan jalannya pawai dari pinggir jalan, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh kegembiraan.
Pihak panitia menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi menyambut Idul Fitri. Selain itu, pawai takbiran juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengekspresikan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan.
Aparat keamanan turut dikerahkan untuk memastikan jalannya acara berlangsung tertib dan aman. Pengaturan lalu lintas dilakukan di sejumlah titik guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama kegiatan berlangsung.
Pengamat budaya menilai bahwa tradisi pawai takbiran memiliki nilai sosial yang kuat karena mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam suasana kebersamaan. Tradisi ini juga menjadi bagian dari identitas budaya yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, pawai takbiran di Mataram tahun ini dinilai berjalan sukses dan penuh makna. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman.




