Jakarta, 1 Mei 2026 – Ribuan umat Muslim di Mataram memadati jalanan dalam rangka menyambut Idul Fitri melalui pawai takbiran yang berlangsung meriah.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka berjalan beriringan sambil mengumandangkan takbir, membawa obor, serta menghias kendaraan dengan ornamen bernuansa Islami.
Suasana malam takbiran terasa penuh semangat dan kebersamaan. Selain sebagai bentuk syiar agama, pawai ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga yang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah bersama aparat keamanan turut mengawal jalannya kegiatan agar tetap tertib dan aman. Pengaturan lalu lintas dilakukan di sejumlah titik untuk menghindari kemacetan.
“Kegiatan ini merupakan tradisi yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun. Kami memastikan pelaksanaannya berjalan lancar,” ujar perwakilan pemerintah setempat.
Selain pawai, sejumlah masjid juga menggelar kegiatan takbiran dengan lantunan doa dan zikir. Hal ini menambah khidmat suasana menjelang hari raya.
Pengamat budaya menilai bahwa tradisi takbiran memiliki nilai penting dalam menjaga identitas dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga memiliki aspek sosial yang kuat.
Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias dan berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan di masa mendatang.
Perayaan takbiran di Mataram tahun ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan semangat religius tetap terjaga, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.


