Jakarta, 7 September 2026 – Samsung resmi menghadirkan Galaxy S26 FE ke pasar Indonesia pada Senin sebagai anggota terbaru keluarga Galaxy S Series dengan harga mulai Rp11.999.000. Perangkat Fan Edition tersebut sebelumnya diperkenalkan secara global pada akhir Agustus 2026 dan kini dipersiapkan untuk mulai tersedia secara luas di Indonesia pada 11 September. Samsung membawa sejumlah peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya, terutama pada sektor prosesor, kamera, kecerdasan buatan, dan dukungan perangkat lunak. Galaxy S26 FE juga menjadi model FE pertama yang menggunakan chipset dengan proses fabrikasi tiga nanometer. Perangkat tersebut ditujukan bagi pengguna yang ingin mendapatkan sejumlah pengalaman kelas flagship dengan harga di bawah model utama Galaxy S26 Series. Samsung menyediakan tiga pilihan kapasitas penyimpanan untuk pasar Indonesia. Kehadirannya sekaligus memperkuat persaingan ponsel kelas menengah premium menjelang akhir 2026.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengatakan Galaxy S26 FE membawa berbagai peningkatan untuk pengguna yang ingin beralih menuju perangkat dengan performa lebih tinggi. Samsung melihat cukup banyak pengguna seri Fan Edition sebelumnya berasal dari keluarga Galaxy A. Kondisi tersebut membuat lini FE ditempatkan sebagai salah satu jembatan bagi konsumen yang ingin naik ke kelas Galaxy S. Fokus pengembangan tidak hanya berada pada peningkatan performa perangkat keras, tetapi juga pengalaman kamera dan berbagai fitur berbasis AI. Pengguna muda yang aktif membuat konten menjadi salah satu kelompok yang disasar melalui perangkat tersebut. Samsung juga mempertahankan sejumlah karakter utama seri Galaxy S pada desain dan pengalaman pengguna. Strategi tersebut membuat Galaxy S26 FE berada di antara ponsel kelas menengah Samsung dan model flagship yang mempunyai harga lebih tinggi.

Galaxy S26 FE menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci dengan resolusi Full HD+. Layarnya mendukung refresh rate hingga 120Hz sehingga pergerakan antarmuka dan konten dapat tampil lebih mulus. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 1.900 nit untuk membantu visibilitas ketika perangkat digunakan di lingkungan terang. Samsung juga memasang lapisan Corning Gorilla Glass Victus+ sebagai perlindungan pada layar. Dari sisi ukuran, layar tersebut tetap mempertahankan pendekatan yang digunakan pada generasi Fan Edition sebelumnya. Panel AMOLED menjadi salah satu karakter yang dipertahankan Samsung untuk memberikan warna dan kontras tinggi. Kombinasi layar besar dan refresh rate tinggi diarahkan untuk mendukung konsumsi multimedia, permainan, hingga aktivitas pembuatan konten.

Peningkatan yang cukup besar terdapat pada sektor dapur pacu dengan penggunaan Exynos 2500. Chipset tersebut menggunakan proses fabrikasi tiga nanometer dan menjadi yang pertama digunakan pada keluarga Galaxy FE. Samsung mengklaim performa CPU meningkat sekitar 11 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Kemampuan GPU disebut mengalami peningkatan sekitar 24 persen, sedangkan performa NPU yang menangani berbagai proses kecerdasan buatan meningkat hingga 51 persen. Peningkatan NPU menjadi penting karena semakin banyak fungsi perangkat kini memanfaatkan pemrosesan AI secara langsung. Chip tersebut dipadukan dengan RAM 8GB pada seluruh varian yang ditawarkan. Pilihan penyimpanan internal terdiri atas 128GB, 256GB, dan 512GB sehingga pengguna dapat menentukan kapasitas berdasarkan kebutuhan.

Pada sektor fotografi, Samsung memasang konfigurasi tiga kamera di bagian belakang Galaxy S26 FE. Kamera utamanya mempunyai resolusi 50 megapiksel dan telah dilengkapi Optical Image Stabilization untuk membantu mengurangi guncangan ketika mengambil gambar maupun merekam video. Kamera kedua berupa ultrawide 12 megapiksel untuk menangkap bidang pandang yang lebih luas. Samsung juga mempertahankan kamera telefoto 8 megapiksel dengan kemampuan optical zoom tiga kali dan dukungan stabilisasi. Sementara pada bagian depan tersedia kamera 12 megapiksel dengan bidang pandang 85 derajat. Konfigurasi tersebut diarahkan untuk memberikan fleksibilitas mulai dari foto sehari-hari, pemandangan, potret, hingga pengambilan objek dari jarak lebih jauh. Peningkatan pengalaman kamera juga didukung berbagai fitur perangkat lunak yang sebelumnya diperkenalkan pada produk Galaxy kelas premium.

Salah satu fitur baru yang menjadi perhatian adalah My FanCam yang untuk pertama kalinya dibawa ke lini Fan Edition. Fitur tersebut dapat melacak subjek yang telah dipilih pengguna dan membantu menjaga orang tersebut tetap berada di bagian tengah frame ketika proses perekaman berlangsung. Samsung juga menghadirkan Super Steady Video with Horizontal Lock yang membantu menjaga posisi horizon tetap rata meskipun perangkat bergerak atau berputar. Kemampuan tersebut ditujukan terutama bagi pengguna yang sering membuat video ketika berjalan, berolahraga, menonton konser, maupun melakukan aktivitas bergerak lainnya. Photo Assist juga tersedia untuk membantu proses penyuntingan gambar menggunakan perintah bahasa sehari-hari. Selain itu, Audio Eraser dapat digunakan untuk mengurangi suara latar yang dianggap mengganggu. Samsung memperluas dukungan fitur tersebut agar dapat digunakan bersama sejumlah aplikasi pihak ketiga.

Galaxy AI menjadi bagian penting dari pengalaman perangkat lunak Galaxy S26 FE. Perangkat membawa fitur Circle to Search dengan Google serta Gemini Live untuk membantu pengguna mencari informasi berdasarkan objek yang terlihat di layar. Samsung juga menyematkan Now Brief dan Now Nudge untuk memberikan informasi maupun saran berdasarkan konteks penggunaan. Fitur pemindaian dokumen turut ditingkatkan agar pengguna dapat memindai dan merapikan dokumen dengan proses yang lebih sederhana. Seluruh kemampuan tersebut berjalan bersama One UI 9 berbasis Android 17. Galaxy S26 FE menjadi salah satu perangkat Galaxy S26 yang langsung menggunakan generasi sistem operasi terbaru tersebut ketika dipasarkan. Dukungan perangkat lunak jangka panjang juga menjadi salah satu nilai yang ditawarkan Samsung. Perusahaan menjanjikan hingga tujuh generasi pembaruan sistem operasi dan tujuh tahun pembaruan keamanan.

Untuk mendukung aktivitas sehari-hari, Galaxy S26 FE dibekali baterai berkapasitas 4.900 mAh. Perangkat mendukung pengisian daya kabel hingga 45 watt sehingga waktu pengisian dapat dipersingkat dibandingkan penggunaan teknologi dengan daya lebih rendah. Samsung juga menyediakan pengisian daya nirkabel hingga 15 watt. Kapasitas tersebut dirancang untuk mendukung penggunaan layar 120Hz, konektivitas, kamera, serta berbagai fitur AI yang tersedia. Optimalisasi perangkat lunak dan efisiensi chipset tiga nanometer turut berperan dalam pengelolaan konsumsi daya. Samsung mempertahankan dukungan pengisian nirkabel sebagai salah satu fitur yang membedakan perangkat ini dari banyak ponsel kelas menengah. Kombinasi tersebut memperlihatkan Galaxy S26 FE tetap membawa sejumlah karakter perangkat flagship meskipun ditempatkan sebagai versi Fan Edition.

Untuk pasar Indonesia, Samsung Galaxy S26 FE tersedia dalam tiga pilihan warna, yakni Blueberry, Graphite, dan Pistachio. Varian RAM 8GB dengan penyimpanan 128GB dipasarkan seharga Rp11.999.000. Sementara model RAM 8GB dengan penyimpanan 256GB dibanderol Rp13.999.000. Samsung juga menyiapkan varian 8GB dengan penyimpanan 512GB, tetapi harga model tersebut belum diumumkan dan akan disampaikan menjelang penjualan perdananya. Dibandingkan Galaxy S25 FE yang ketika diluncurkan ditawarkan mulai Rp9.999.000, harga awal generasi terbaru mengalami kenaikan sekitar Rp2 juta. Kenaikan tersebut dibarengi peningkatan chipset, kemampuan AI, kamera, serta perangkat lunak. Posisi harga itu membuat Galaxy S26 FE bersaing pada segmen ponsel premium dengan rentang harga di atas Rp10 juta.

Samsung membuka program Reservation+ pada periode 1 hingga 10 September 2026 sebelum penjualan perdana dimulai. Konsumen dapat membayar deposit Rp100.000 untuk memperoleh potongan harga senilai Rp500.000 ketika melakukan pembelian Galaxy S26 FE. Setelah periode reservasi selesai, perangkat dijadwalkan mulai tersedia di pasar Indonesia pada 11 September 2026. Program peluncuran berikutnya akan berlangsung hingga 30 September dengan berbagai penawaran yang disiapkan Samsung. Kehadiran Galaxy S26 FE memperluas pilihan bagi konsumen yang menginginkan perangkat Galaxy S tanpa harus membeli model utama dengan harga lebih tinggi. Chipset Exynos 2500, layar AMOLED 120Hz, tiga kamera belakang, baterai 4.900 mAh, serta dukungan pembaruan tujuh tahun menjadi sejumlah fitur yang ditawarkan untuk memperkuat posisinya. Dengan harga mulai Rp11,99 juta, Galaxy S26 FE kini resmi menjadi salah satu pilihan terbaru Samsung di pasar ponsel premium Indonesia.