Jakarta, 26 September 2026 –
Denmark akan menghadapi Wales pada pertandingan kedua Grup A4 UEFA Nations League 2026-2027 di Stadion Parken, Copenhagen, Minggu, 27 September 2026 pukul 23.00 WIB. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka. Denmark sebelumnya kalah dramatis 2-3 di kandang Norwegia, sementara Wales menyerah 0-1 ketika bertandang menghadapi Portugal. Situasi tersebut membuat pertemuan di Copenhagen penting bagi kedua tim untuk mendapatkan poin pertama sekaligus menjaga persaingan di Grup A4. Jadwal resmi UEFA dan Federasi Sepak Bola Denmark mengonfirmasi pertandingan berlangsung pada 27 September.
Denmark sebenarnya menunjukkan kemampuan menyerang yang cukup baik ketika menghadapi Norwegia. Tim asuhan Brian Riemer tertinggal dua gol dalam 18 menit pertama, tetapi mampu bangkit hingga menyamakan kedudukan 2-2 melalui Mikkel Damsgaard dan Rasmus Hojlund. Harapan membawa pulang poin akhirnya gagal setelah Erling Haaland mencetak gol keduanya dan memastikan kemenangan Norwegia 3-2. Meski kalah, kemampuan Denmark memberikan respons setelah tertinggal menjadi modal penting menjelang pertandingan melawan Wales. Masalah terbesar mereka berada di sektor pertahanan yang perlu tampil lebih disiplin agar tidak kembali memberikan ruang terlalu besar kepada lawan.
Wales juga datang setelah mendapatkan hasil mengecewakan pada pertandingan pertama. Tim asuhan Craig Bellamy kalah 0-1 dari juara bertahan Portugal melalui gol Joao Felix dan kesulitan menciptakan ancaman berarti sepanjang pertandingan. Wales hanya menghasilkan sedikit peluang dan belum mampu menunjukkan efektivitas serangan yang diperlukan untuk mencuri poin dari pertandingan tandang. Tantangan mereka semakin berat karena harus kembali bermain di luar kandang menghadapi Denmark yang memiliki kualitas lini depan cukup berbahaya. Harry Wilson, Nathan Broadhead, dan Karl Darlow juga dilaporkan tidak tersedia menjelang pertandingan di Copenhagen.
Denmark diperkirakan tetap mengandalkan Rasmus Hojlund sebagai ujung tombak setelah penyerang tersebut mencetak gol ke gawang Norwegia. Mikkel Damsgaard dapat menjadi salah satu sumber kreativitas di belakang penyerang, sementara Pierre-Emile Hojbjerg dan Morten Hjulmand mempunyai peran penting dalam mengendalikan lini tengah. Patrick Dorgu juga memberikan pilihan bagi Denmark untuk meningkatkan intensitas serangan dari sisi lapangan. Wales kemungkinan mencoba mengimbangi melalui Brennan Johnson dan David Brooks dengan dukungan Ethan Ampadu di lini tengah. Kemampuan Wales memanfaatkan serangan balik akan menjadi salah satu cara untuk menguji pertahanan Denmark yang kebobolan tiga kali pada pertandingan sebelumnya.
Rekor pertemuan kedua negara memberikan keuntungan psikologis kepada Denmark. Dari 11 pertandingan sebelumnya, Denmark mencatat tujuh kemenangan sedangkan Wales memperoleh empat kemenangan tanpa satu pun hasil imbang. Denmark juga memenangkan tiga pertemuan terakhir kedua tim, termasuk kemenangan 2-0 dan 2-1 di UEFA Nations League 2018 serta kemenangan telak 4-0 pada babak 16 besar Euro 2020. Dalam tiga pertemuan terakhir tersebut, Denmark mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu kali. Wales terakhir mengalahkan Denmark pada pertandingan persahabatan 2008 ketika Craig Bellamy mencetak satu-satunya gol.
Pertandingan kali ini berpotensi lebih ketat daripada kemenangan besar Denmark pada pertemuan terakhir. Tuan rumah mempunyai keuntungan bermain di Parken dan memperlihatkan produktivitas yang cukup baik ketika mencetak dua gol ke gawang Norwegia, tetapi lini pertahanan mereka masih membutuhkan perbaikan. Wales di sisi lain mempunyai organisasi permainan yang dapat menyulitkan lawan apabila mampu mempertahankan kedisiplinan sepanjang pertandingan. Masalahnya, produktivitas menjadi perhatian setelah mereka gagal mencetak gol pada pertandingan pembuka menghadapi Portugal. Sejumlah analisis pertandingan terbaru juga menempatkan Denmark sebagai tim yang memiliki peluang lebih besar mendapatkan kemenangan, meski hasil imbang tetap terbuka apabila Wales mampu menahan tekanan awal tuan rumah.
Dengan kondisi kedua tim menjelang pertandingan, Denmark memiliki modal lebih kuat melalui faktor kandang, rekor pertemuan, serta variasi pemain menyerang yang tersedia. Wales kemungkinan akan bermain lebih berhati-hati dan mencoba memanfaatkan kesalahan tuan rumah melalui transisi cepat, sementara Denmark diperkirakan mengambil inisiatif penguasaan bola sejak awal. Rasmus Hojlund dapat menjadi ancaman utama apabila Denmark mampu mengirimkan suplai bola secara konsisten ke kotak penalti. Pertandingan tetap berpotensi berlangsung kompetitif karena kedua negara sama-sama belum memperoleh poin di Grup A4. Berdasarkan performa awal dan keuntungan bermain di Parken, prediksi skor pertandingan ini adalah Denmark 2-0 Wales.




